hardcore design creator

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 04 April 2015

Menahan Dari Gencatan


Menahan Dari Gencatan
Created by: Rivan_Medioen el-g_penk
Pada waktu malam hari setelah mengikuti pengajian bersama pak slamet ( shela ) aku berjalan menuju kamar , setelah sampai di kamar aku ganti pakaian dan meletakkan kitab dan bolpointku di lemari .
Setelah itu aku pun pergi keluar kamar, ditengah perjalanan aku melihat seorang bapak berdiri di depan kamarnya . Akupun di panggil olehnya, tak lain bapak itu adalah guruku sendiri yaitu “ Bpk . Aheng” , kemudian aku disuruh untuk mengambil gallon di warung bawah pohon bamboo, setelah sampai  di kamar aku pun di suruh duduk olehnya .
Akupun disuruh istirahat olehnya dengan nafas yang agak deg-degan  karena kelelahan, setelah mengangkat gallon tadi saya disuguhi olehnya  roti dan segelas susu di temani temanku yang biasanya berada di kamar pak aheng sambil berbincang-bincang dengannya ..
Hari pun semakin malam jam menunjukan pukul 22.30 makananpun semakin terkuras habis ,susupun juga habis , bahkan saya sudah meminum dua gelas . Perut pun juga sudah terisi banyak dan kenyang .
Tapi sebenarnya sejak tadi sebelum mengaji di pak sela saya sudah merasakan kencing sampai saya makan di kamar pak aheng .
Kembali ke cerita semula !!!! …
Setelah ku habiskan semua makanan itu, aku di suruh pak aheng untuk beristirahat, seketika itu saya langsung lari ke jading sambil menahan rasa kencing yang hamper keluar , ketika itu jeding baru di ro’ani , ku kira jading itubersih dan banyak airnya ,, ternyata semua jading yang ada di pondok kosong dengan air .
Saya pun terus berlari dari jeding satu ke jading yang  lain yang ada airnya, walaupun sedikit. Akupun langsung bergegas dan mengeluarkan kencing dengan tenangnya.
Setelah itu akupun kembali ke kamar dan tidur lelap, dan berlayar ke lautan mimpi
Tamat
Memang hanya ini cerita yg saya bisa aku tulis dan memang banyak kesalahan di dalamnya . Tapi Alhamdulillah saya bisa menulis cerita ini sampai selesai seperti ini .

PAHIT DI AWAL MANIS DI AKHIR


PAHIT DI AWAL MANIS DI AKHIR
Created by : Farij Aqil Afiq
      Pada hari itu rabu malam kamis tepanya tnggal 12 MEI 2014 pukul 20.00 wis .kami menuju ke tribakti untuk melaksanakan muhafadzoh bersama teman-teman   ku .sambil menunggu penyimak nya datng kami sambil berbincang-bicang,kemudian aku ingin ke belakang ,terus di hadang sama panitia ,kemudian ditanya “mau kemana kamu”dengan suara lantang “aku mau ke jeding pak “jawabku “mana KTK nya”lanjutnya “ini pak” aq.di dalam hati q aku berkata “alah ijin neng jeding  ae gawe KTK,paling weni nek aku kabur”,terus aku kembali ternyata penyimak nya sudah datang ,kemudian aku melancarkan apalan ku,taklama kemudian akupun di panggil dengan rasa gerogi akupun membaca “bimillahhiroman nirohiim”setalah membaca aq langsung maju akhirnya saya DOLL.setelah selesai ternyata ada mauidzoh dari mbah yai,tak lama kemudianakhirnya di umumkan kelasnya siap yang terbaik,ternyata aku dan teman-teman semuanya DOL ,kemudian yang menang ?terbaik adalah kelas Q & teman –teman sekelasku berteriak,saking senang nya mendengar dari panitia kalau yang menang ,akhirnya aku & teman-teman bersam mustahiq di suruh maju kepanggung.dan akhirnya sama panitia  dikasih hadiah & sertifikat ,kemudian kami  menuju kelas sebelah untuk membuka hadiah bersama guru,terus  dibuka sama ketua kelas Q ternyata isinya mie instan 1kardus kami pun saling merebut mienya ,tapi mustahiq Q Cuma bisa tersenyum dan bahagia atas keberhasilan yang telah di capai oleh anak didiknya .inialah hasil perjuangan kelas Q yang setiap hari nya setoran,kalau tidak setor atau enggak hafal pasti berdiri sampai bel pulang ,kalau sudah bel pulang pasti di suruh mengikuti  jam ketiga atau pulang diniyah jam 10.00-jam12.00malam kalu tidak ikut ,besoknya pasti di suruh minta ke setiap mustahiq-mustahiq yang ada dikelas untuk mentakzir  ku,ada yang nyuruh push up lalaran sambil berdiri ,dll dan akhirnya kami rasakan setalah muhafadzoh ,seperti yang ada di judul.sekian cerita terindah q wasalam………..  

Melbu Kandang Kirek


Melbu Kandang Kirek
Created by: A.Mu’tasim Billah
Pada waktu saya naik kelas 8,sesudah liburan saya bawa hp. Awalnya sih biasa-biasa saja dan berjalan lancar kira-kira 2 bulan lah. Entah tau dari mana mereka,kalau saya bawa hp,tiba-tiba pada hari rabu kira-kira jam 14.30 ketua kamar saya di panggil sama keamanan. Dan seluruh warga kamar juga,mereka di panggil keamanan tidak tahu masalahnya. Jadi,mereka bingung dan saling bertanya-tanya,mereka pun bergegas untuk berganti baju dan berangkat ke kantor keamanan. Di sana sudah ditunggu sama orang bajingan yaitu keamanan,kami pun segera masuk dan duduk. Kemudian kami ditanya oleh orang bajingan itu,siapa yang bawa hp?????kami pun menjawab “tidak ada pak” kira-kira berjalan setengah jam. Waktupun sudah ashar dan kamipun disuruh pergi ke kamar untuk melaksanakan sholat dan sorogan/murottilan. Dan temanku ada yang di tahan disana,mereka itu pintar kalau memilih orang,mereka memilih orang yang ola-olo,ingah-ingih,wah-who. Waktu sudah sore dan temanku masih belum di keluarin dari sana. Kira-kira sudah jam 17.30,q pun di panggil sama keamanaa. Q pun bergegas untuk ganti baju dan pergi ke kandang kerek. Disana dipukulin habis-habisan,diborgol dengan barbel,itupun masih sempat digantung. Gara-gara kejadian itu q jadi gak sekolah diniah dan sekolah formal. Q dikeluarkan dari kandang kerek pada hari kamis jam 15.00.

Cintaku Pada lirboyo Al_mahrusiyah


Cintaku Pada lirboyo Al_mahrusiyah
Created by: Abdul Margiono
Pada suatu hari setelah saya lulus dari sdn 01 gula putih Mataram . Saya ingin sekali mencari ilmu nahwu shorof, tetapi saya bingung mau nglanjutin dimana? . Tiba – tiba seorang tetangga saya bilang kepada saya “ Dul mau nerusin dimana?” saya bingung maw nerusin dimana mbak!. “Mendingan nerusin di pondok pesantren lirboyo aja disana ada banyak ilmu yang bisa kamu dapet seperti nahwu shorof, MMQ, Dll. Akhirnya saya berminat untuk nglanjutin di Ponpes Lirboyo, dan tibalah saatnya saya berangkat ke ponpes Lirboyo.
            Pada hari jum’at saya tiba di Ponpes Lirboyo bersama keluarga saya, pas sampai ke Al – Mahrusiyah saya langsung ketempat pendaftaran yaitu KPA ( Kantor Pusat Administrasi ) setelah saya mendaftar saya langsung menuju kekamar yang dipilih oleh Bpk. Irsyad ( Pengurus pendidikan sekarang ) Pertama kali saya berada di kamar Bpk. Aheng ( Idi Tarsidi ) sambil menunggu keluar / pindahnya alumni SINCERTY angkatan 11 – 12. Saya di kamar pak aheng selama 1 bulan lebih 1 hari lebih 1 jam lebih 1 detik. Dan akhirnya pindahlah alumni sincerity . lemari saya bagian tengah sendiri . pada suatu hari kedua ortu qw pergi menggalkanku, dan saya menangis terharu pada suatu ketika bapak irsyad bilang.
“Dul dah jangan di pikirin terus nanti ilmunya malah gak dapat. Saya bilang ya pak.pak irsyad memberi tau saya biar betah mondok disini pertama saya mengikuti pencak silat pagar nusa selama 2 tahun dan akhirnya saya memutuskan untuk berhenti. Saya ingin mempelajari ilmu nahwu shorof , saya sangat senang mondok di lirboyo saya mengetahui tentang kitab–kitab kuning dan salaf saya juga mengetahui tentang islam yang sebenarnya. Pada suatu hsri pak irsyad memanggil saya, ada apa pak? “katanya pak irsyad”, ayo ikut ziaroh ke maqbaroh (maqbaroh itu tempat makamnya masayikh lirboyo).Saya bilang dimana kak sayatanya di serambi induk.Akhirnya saya pergi untuk ziaroh.Setelah saya ziaroh,saya diajak lagi ziaroh dimakamnya syeh Al-Wasil(Istana gedung).Akhirnya saya menuju makamnya syeh Al Wasil dan untuk ziaroh lagi.Setelah saya ziaroh saya kembali ke pondok Al-Mahrusiyah,setelah tiba di pondok saya di certain horor.Ceritanya yaitu tentang makam dempul.Setelah saya di certain saya di suruh kembali ke kamar .Saya sangat heran pondok pesantren Lirboyo sangat menyeramkan tetapi kok santrinya malah banyak.Setelah saya mengetahui sejarahnya ponpes Lirboyo saya sangat kagum dengan kiai-kiainya,terutama almarhum almagfurullah KH.abdulloh Ma’sum Jauhari,beliau bisa terbang,tidak mempan santet,tidak bisa di potong rambutnya dan masih banyak lagi.Akhirnya saya betah mondok di lirboyo,rasanya tidak ingin pulang ke rumah.Saya dengar-dengar dawuhnya KH.Mahrus Ali (kalau bisa santri itu pulangnya 3 tahun sekali).

Dan akhirnya saya berniat untuk melakukan dawuhnya mbah Mahrus Aly itu tadi 2 tahun di pondok saya tidak pulang ,ehh secara tiba-tiba saya di suruh pulang sama kedua orang tua saya,dan akhirnya saya pualang ke rumah Lampung.Saya waktunya tidak lama Cuma 2 minggu kurang 2 hari kurang 18 jam.Setelah sholat Idul Fitri di rumah saya ingin balik ke desa lirboyo, saya ingin sowan kepada masayikh” Lirboyo. 2 hari setelah Idul Fitri saya kembali kepondok tercinta yaitu Ponpes Lirboyo Al – Mahrusiyah setelah sampai di pondok saya langsung disambut oleh teman saya Sigit Gunarto “ Loh Dul kok dah balik cepet banget pulangnya” . “ya Git malas aku dirumah lama – lama nanti aku ketinggalan absenan. 7 hari kemudian Seluruh Kerabat VICTORY datang satu per satu dan berkumpul juga di kamar m.24
            Dan akhirnyapun KBM aktif seperti biasanya, saya sangat kangen dengan Ilmu Nahwu Shorof yang telah saya dapat selama dua tahun, akhirnya belum juga mudeng” tentang Nahwu Shorof. Dan tak terasa waktu terus berjalan, saya sekarang kelas 1 Tsanawiyah bagian G yang berawal dari PK 1, PK 2. Dan kelas formal saya sekarang sudah kelas tiga MTS Al – Mahrusiyah.
            Setelah ini saya ingin meneruskan di Pondok HMC ( Hidayatul Mubtadi-iin Ceria ) yang penuh dengan ilmu. Saya ingin sekali menjadi penerus KH. Abdul Karim, KH. Marzuqi Dahlan, dan KH. Mahrus Aly. Dan saya ingin bercita – cita menjadi kyai lulusan ponpes lirboyo dan esuk hari saya akan mendirikan Ponpes Lirboyo Cabang Lampung ( Amieeeennn,………. )
Dan inilah cerita yang dapat saya ceritakkan kepada kalian, Ini ceritaku ! Mana Ceritamu?


Gara – Gara Telat


Gara Gara Telat
Created by: Dimas Ali Gufron ( Mas Bio )
Pada saat itu menjelang malam , pada saat itu juga bertepatn acara manaqib qubro di aula muktamar saat itu aq dan teman2 VICTORY berangkat bersama – sama untuk menghadiri acara tersebut hingga acara selesai q dan temen – temen pulang ke pondok bersama – sama sesampai pondok q dan temen ‘’ langsung tidur dengan pulas hingga waktu menunjukan jam 04.30 , Q pun terbangun dan melihat sekelilingnya ternyata temen – temen belum terbangun semua kecuali Q dan ahfan yang juga bangun pada jam itu . Setelah tu Q Wudlu dan kembali ke kamar untuk membangunkan teman – teman bersama ahfan . setelah semuanya terbangun kamarpun sepi dan Q kira semuanya sudah wudu semua , ternyata banyak teman-teman yang pindah tidur di lorong dan sebagian sudah solat itu , setelah selesai shalat Q melanjutkan lagi untuk membangunkan teman – teman yang masih tidur hingga waktu menunjukan jam 06.15 teman – teman baru bangun semua .. setelah temen – temen semuanya sudah mandi dan ganti baju Q dan teman – teman turun untuk siap – siap berangkat sekolah Tett .. Tett .. Tet .. bel sekolah pun berbunyi berarti menunjukan bahwa pelajaran akan di mulai tatapi kami tdk segera langsung berangkat karena masih ada satu anak yang masih di kamar sedang mencari baju setelah selang beberapa menit anak itu baru turun kami pun langsung berangkat sesampai di sekolah kami di stop sama pak manap dan ketika itu menjadi peristiwa pertama kali kelas IX angkatan VICTORY telat
“ Kenapa kalian telat dan tdk seperti biasanya ?” Tanya pak manap
“ Anu pak tadi bangunnya kesiangan “ Jawab salah satu anak
“ Gakusah banyak alasan saya sudah tau apa alasan kalian , sekarang baris dan silahkan jalan jongkok 1x puteran sampai taman depan koperasi dan kembali lagi kesini juga jalan jongkok serta tdk boleh ada satu anak yang jalan jongkoknya sambil berdiri “ Pak Manap menghukum kami
Setelah itu kami langsung melaksanakan hukuman pak manap . setelah sukses menjalankan hukuman pak manap Q dan teman – teman langsung masuk kelas masih – masing dan siap untuk mengikuti pelajaran para guru yang mengajari kami …
Ini adalah cerita dari saya yang sangat tdk genah di ingat tapi sangat mengenangnya ..
Dan saya berharap kepada Kerabat VICTORY untuk tidak sekali – kali menunda waktu karena waktu itu seperti pedang yang bisa mencelakakanmu jika kamu salah menggunakannya seperti yang di alami Kerabat VICTORY