Cerita Di
Bayangkara
Created by : Dimas Azis Prasetyo (cucok the rempong)
Created by : Dimas Azis Prasetyo (cucok the rempong)
Pada suatu hari tepatnya pada saat aku menjaga ngantuk (edi).
Aku menjaga Edi di rumah sakit Bayangkara Kediri. Nama ruangan tempat Edi
bernama Kemuning S. Pada saat itu di sebelah pintu tepatnya di ruangan kemuning
S. Saya ketemu pasien yang sakit karena sudah tua. Pada saat itu saya menjenguk
si kakek saya mengobrol dengan si kakek dan di sebelah tempat tidur kakek ada
pasien juga. Kebetulan anak pondok dan kebetulan anak pondok HMP, lorongnya Al
Ghozaali dan yang jaga kebetulan kenal, namanya Parto (revolusi). Pada saat itu
Parto di minta tolong sama kakek untuk mematikan lampu, tapi malah khoden
disebelah kakek yang di tutup, kedua malah matiin kipas angis, ketiga malah
nyelimutin kakeknya. Kakek pun tertawa dan akupun ikt tertawa, kata Parto ngapa
tertawa,.??? Orang suruh matiin lampu
malah nutup khoden sama matiin kipas angin. OO,.,.,.,.,.kata Parto “gak boleh
di matikan, nanti lampu yang di ruangan mati semua, kakkekpun ngambek dan
bilang “aku gak bisa tidur” dan malah sama si nenek nyuruh muter badan biar
bisa tidur, tapi tetep gak bisa tidur dan sama si nenek kepala kakek ditutup
sama handuk biar bisa tidur dan akhirnya bisa tidur. Keesok paginya aku pun pulang
dan digantikan sama Ilham dan K_boe, sebelum pulang aku berpamitan sama kakek
dan nenek. Aku pun pulang ke pondok dengan menggunakan becak, bayarnya 30.000.
3 hari kemudian aku datang lagi ke Kemuning s dimana Edi dirawat. Pas aku
masuk, kakek yang di sebelah pintu Kemuning sedang tidur. Pas aku duduk dengan
membaca novel di tempat ngantuk tiba-tiba perawat di ruang Kemuning berlari
untuk menuju tempat tidur si kakek. Dada kakek di pompa dengan tangan, mulut
kakek di alat untuk menarik udara keluar masuk biar bisa bernafas. Kaki dan
tangan kakek di kasih alat untuk
mendeteksi detak jantung, tapi saying kakek tidak bisa ditolong (meninggal). Innalillahi wainnailaihi roji’un. Dan
aku ucapkan turut berduka cita atas meninggalnya si kakek.






0 komentar:
Posting Komentar