Jumat, 03 April 2015

Penjara suci



Penjara suci
Created by: Muh. Bagus Fatkhul el-Umarz
Mendung masih menyelimuti langit, embun tertetes dari daun. Pagi hari yang sejuk suasana penjara suci. Ku persiapkan diri menuntut ilmu ilahi. Pagi ku awali dengan hati yang senang. Suara gemuruk air terdengar di telinga, derasnya air membasahi tubuh, hawa dingin seraya menusuk tulang. Bergegas aku menuju surgaku, ku buka brangkas muliaku ku persiapkan semua keperluanku tholabul ilmi. Bersiap – siap ku ke sekolah tanpa rasa gundah dalam hati. Seperti biasa ku berangkat bersama teman – teman senasib dan sependeritaan, Victory itulah nama kami. Sebuah nama yang memilih banyak cerita.
Waktu Menunjukkan untuk segera bergegas. Tanpa basa – basi kami berangkat sampai di sekolah seperti biasa langsung kami menuju kelas, bersiap – siap  mengais secerah cahaya yang di berikan sang pelita. Walau rasa kantuk menyelimuti, tapi masih terbesit dalam hati untuk apa aku di sini, THOLABUL ILMI itulah tujuanku. Waktu terus berjalan hingga akhirnya semua pelajaran telah kulewati. Tapi masih banyak yang harus kulewati. Tapi tubuh sudah tak kuat aku pun beristirahat, sebelum aku sorogan AL-QUR’AN, waktu senja mulai datang. Segera bergegas akan menunaikan sholat maghrib bersama kawan – kawan. Selesai sholat aku mamsih memiliki kewajiban diniyyah, dengan suara gemercik air hujan aku pun berangkat bersiap menggoreskan tinta dalam selembar suci. Serasa waktu cepat berlalu aku pulang menuju penjara suci. Setelah semua yang kujalani, rasa pegal membebani jiwa, ku rebakan tubuhku untuk hari esok.
Kehidupan ini adalah jalan untuk menjadin lebih baik, tidak ada ke bahagia’an yang di dapat tanpa pengorbanan. Berkorbanlah jika ingin kebahagia’an.
Sekian………..

0 komentar:

Posting Komentar