Penjara suci
Created by: Muh. Bagus Fatkhul el-Umarz
Created by: Muh. Bagus Fatkhul el-Umarz
Mendung masih menyelimuti langit, embun tertetes dari daun.
Pagi hari yang sejuk suasana penjara suci. Ku persiapkan diri menuntut ilmu
ilahi. Pagi ku awali dengan hati yang senang. Suara gemuruk air terdengar di
telinga, derasnya air membasahi tubuh, hawa dingin seraya menusuk tulang.
Bergegas aku menuju surgaku, ku buka brangkas muliaku ku persiapkan semua
keperluanku tholabul ilmi. Bersiap – siap ku ke sekolah tanpa rasa gundah dalam
hati. Seperti biasa ku berangkat bersama teman – teman senasib dan
sependeritaan, Victory itulah nama kami. Sebuah nama yang memilih banyak
cerita.
Waktu Menunjukkan untuk segera bergegas. Tanpa basa – basi
kami berangkat sampai di sekolah seperti biasa langsung kami menuju kelas,
bersiap – siap mengais secerah cahaya
yang di berikan sang pelita. Walau rasa kantuk menyelimuti, tapi masih terbesit
dalam hati untuk apa aku di sini, THOLABUL ILMI itulah tujuanku. Waktu terus
berjalan hingga akhirnya semua pelajaran telah kulewati. Tapi masih banyak yang
harus kulewati. Tapi tubuh sudah tak kuat aku pun beristirahat, sebelum aku
sorogan AL-QUR’AN, waktu senja mulai datang. Segera bergegas akan menunaikan
sholat maghrib bersama kawan – kawan. Selesai sholat aku mamsih memiliki
kewajiban diniyyah, dengan suara gemercik air hujan aku pun berangkat bersiap
menggoreskan tinta dalam selembar suci. Serasa waktu cepat berlalu aku pulang
menuju penjara suci. Setelah semua yang kujalani, rasa pegal membebani jiwa, ku
rebakan tubuhku untuk hari esok.
Kehidupan ini adalah jalan untuk menjadin lebih baik, tidak
ada ke bahagia’an yang di dapat tanpa pengorbanan. Berkorbanlah jika ingin
kebahagia’an.
Sekian………..






0 komentar:
Posting Komentar