Sabtu, 04 April 2015

Goresan Tinta Hitam



Goresan Tinta Hitam
Created by: Khumizt el-Moen
Tanpa mengurangi rasa hormat dan diawali dengan lafadz BASMALLAH,aku akan menuliskan sedikit kisah semasa aku masih menghirup udara di pondok AL-MAHRUSIYAH,walau hanya terkesan sederhana,akan tetapi akanku usahakan agar menjadi karya yang mungkin kalian sukai dan semoga torehan kisahku ini bisa terkenang manis dalam ingatan kalian semua.
Aku tak punya banyak kisah untuk di ceritakan,apalagi membuatnya(belum bisa),tapi ada sedikit tinta yang ingin ku goreskan di kertas ini.
Pada awal aku menginjakkan kaki di tanah LIRBOYO ini,aku telah mengemban tugas mulia yaitu,menuntut,mencari dan diberi amanah ilmu. Agar kelak kalau kita kembali,kita punya modal yang cukup untuk kehidupan kelak.
Awal aku masuk pondok HMP AL-MAHRUSIYAH,aku merasa sangat-sangat bahagia,tapi dalam hatiku aku merasa aneh atau berbeda. Aku disuruh orang tuaku harus tahu ataupun mengerti tentang ilmu agama,padahal di dalam hatiku yang sangat kecil sekali,aku di pondok seperti di penjara,tapi aku sangat berterima kasih kepada orang tuaku yang telah membimbing dan menuntunku dengan kasih sayang.
Dan setelah aku jalani semua,begitu banyak kejadian-kejadian yang aku alami selama aku di pondok,yang mungkin takkan bisa ku ungkapkan dengan kata-kata,yang jelas hanya di pondoklah aku bisa menikmati indahnya persahabatan.
Tak terasa aku sudah 3 tahun disini,menjalankan hari demi hari tanpa henti,semua kejadian yang ku alami kini hanya tinggal kenangan yang sudah terukir di hati. Mungkin sudah banyak kejadian-kejadian yang kurasakan di pondok AL-MAHRUSIYAH ini,baik itu susah,senang,suka,duka,pahit,manis,sedih,bahagia dan masih banyak lagi yang tak bisa kusebutkan satu persatu dan juga banyak kejadian yang sudah terlupakan,karena mungkin terlalu banyak sekali kejadian yang ku alami.
Aku sangat bersyukur punya sahabat seperti kalian semua,bisa mengajariku apa artinya hidup,serta memberiku pengalaman yang sangat bahagia.
Mungkin itulah sedikit tinta yang dapat ku goreskan di kertas ini,semoga menjadi kenangan termanis di ingatan kalian.
Dan yang terakhir aku berpesan :
Ø  Tak selamanya yang jauh itu jauh dan yang dekat itu dekat,adakalanya yang jauh itu dekat dan yang dekat itu jauh.
Ø  Peganglah bambu walaupun itu rapuh
Kenanglah sahabatmu walaupun itu jauh
Ø Yakinlah……
Tidak semata-mata Allah memisahkan kita
Tidak semata-mata Allah menjauhkan kita
Melainkan Allah maha tahu
Apa yang terbaik untukku dan untuk kalian
FRIENDSHIP NEVER ENDOLANCE

0 komentar:

Posting Komentar